Saturday, September 24, 2011

Aku, Kini Dan Nanti


Aku tidak pernah membayangkan seperti apa aku beberapa tahun nanti. Aku hanya bisa membuat rencana untuk masa depanku. Aku kaget waktu mendengar info kalau di SMA-ku diselenggarakan setiap 7 tahun sekali. Berarti reuni SMA-ku yang pertama ketika umurku 24. Sudah sampai mana nanti aku melangkah, aku tak pernah membayangkan di titik ini. 7 tahun berpisah dan bertemu lagi,seperti  apa ya rasanya…. Aku sedikit takut sebenarnya. Semoga saja aku panjang umur dan bisa bertemu semua personil TNT.
Dulu aku tidak bernah berharap bisa sekolah di tempat ini. Benar benar tidak ada niat dan hasrat sampai aku di panggil kepala sekolah SMP dan di tawari. Sekarang, di sinilah aku. Sudah 26 bulan aku terdampar di sekolah berasrama dengan lebel sekolah unggulan di Kaltim. Aku kadang tidak sadar bahwa aku sudah ada di penghujung SMA. Walau semua yang terjadi di sini sangat nyata apalagi jika di bandingkan dengan setiap detik libur sekolah yang terasa hanya habis dalam sekejap dan hanya seperti mimpi.
Berasrama bukan hal yang mudah untukku. Aku tidak suka ruang gerakku di batasi. Di dalam asrama memang aman, tapi ketika membutuhkan hal yang mengharuskan untuk keluar kampus adalah hal yang paling tidak kusukai karena prosedurnya yang merepotkan. Asrama punya terlalu banyak aturan yang selalu membuatku kangen rumah. Dari awal sampai sekarang, aku tidak pernah bisa betah ada di asrama. 
Sebenarnya hanya hal di atas yang selalu menjadi gangguan untukku, seperti bagian terburuknya. Tapi, aku sadar aku lebih banyak belajar tentang hidup di sini. Tentang berharganya orang-orang yang ada di sekitar kita, orang yang meyayangi dan peduli pada kita. Aku juga belajar meyayangi diriku sendiri, dan belajar untuk lebih menghargai setiap detik yang berlalu.
Aku tetaplah aku, tidak banyak hal yang bisa ku ubah dari diriku. Dan aku masih selalu berusaha untuk menjadi lebih baik. Sekolahku memang lumayan menyebalkan. Sistem dan peraturannya kurang fleksibel dengan seiring perkembangan zaman. Tapi itu semua karena masih dalam proses menjadi sekolah yang lebih baik lagi. Seperti udang yang sedang berganti kulit, sangat lemah. Itulah yang sedang terjadi detik ini. Di balik semua ini, teman temanku di sini bisa di bilang berbakat istimewa. Mereka cerdas. Sulit untukku kadang untuk bertahan menjadi yang terdepan dalam prestasi.
Seperti itulah nanti yang mungkin akan ku kenang. Aku punya masa SMA yang unik dan sangat berkesan untukku. Di mulai dari berjuang bersama semua TNT untuk tetap bertahan dan betah di sini sampai melakukan berbagai kegiatan bersama. Satu lagi hal yang aku pelajari di sini adalah aku tidak puas dengan sistem pendidikan di Indonesia. Aku mau suatu hari nanti aku bisa mendirikan sekolah impianku. Sekolah ideal untuk menjadi penerus bangsa yang membanggakan.
1 tahun, 5 tahun, 7 tahun dan bahkan 10 tahun lagi, masih jauh di angan angan seperti apa aku nanti. Aku hanya bisa berusaha agar aku tetap ada di jalan yang aku sukai, berada di tempat terbaik di mana aku bisa memaksimalkan kemampuanku. Berusaha untuk mewujudkan cita-citaku. Dan aku bisa menjadi sosok yang berguna bagi dunia dan membanggakan orang orang yang meyayangiku.

Saturday, September 17, 2011

Hujan

Aku suka hujan seperti ini sejak dulu. Seperti ada rindu mengguyur di otakku.

----------
Sent from my Nokia phone