Wednesday, September 24, 2014

Terkadang Menyesal

Terkadang ketika jenuh mehadapi keterbatasan, aku menyesal terjebak disini. Tapi mungkin aku akan lebih menyesal jika tak bertemu mereka di tempat ini. Setelah semua yang kita lewati, tak ada yang perlu disesali.

Sunday, September 21, 2014

Pergi

Aku menyukaimu, tapi bukan berarti aku berani menginginkanmu.
Belumku miliki saja, rasanya sudah perih saat kau menghilang.
Lebih baik aku biarkan saja kamu pergi menjauh, sebelum rasa ini tumbuh dan menjadi duri.

Friday, September 19, 2014

Kata Kata

Cukup sebuah kata menjadi jembatan diantara kita

Cukup lewat sebuah sebuah kata, tembok diantara kita juga ikut tercipta

Tapi tanpa kata kata, jarak semakin terbentang jauh diantara kita

Sunday, September 7, 2014

Home, Sweet Home

Akhirnya aku bisa teriak "Aku pulaaaaaang !"

7 bulan ga pulang itu, rasanya kayak ketusuk serpihan kayu. Perih, sakit gitu deh selama 2 bulan. Haha...mulai lebay.

Pulang ke rumah rasanya legaa bangeeeet. Semua kenangan yang menyakitkan 7 bulan terakhir luluh lantak di teras rumah. Trus menguap ke langit ke 7. Cieee.

Home, sweet home ; Rumahku, Istanaku ; tempat memulihkan semangat yang redup. Tempat merapikan kembali draft masa depan yang mulai acak. Tempat bersembunyi dari hiruk pikuk kenyataan tanpa perlu menjadi orang lain.

Cuma di sini, tak ada kepalsuan. Semua cinta yang tulus mengalir hangat. Tak perlu khawatir saat jadi diri sendiri. Tempat semua mimpi berasal dan berlabuh pada akhirnya.
Akan selalu ada seribu alasan untuk kembali pulang.