Wednesday, March 9, 2016

Untitled

Aku iri pada mereka yang bisa mengendalikan ekspresi.
Aku iri pada mereka yang selalu bisa tetap tersenyum apapun keadaannya.

Aku iri pada mereka yang tidak pernah menunjukan ketidaksukaan, kekecewaan, kesedihan.

Aku tau, setiap ekspresi emosiku bisa saja membuat orang lain terluka.

Aku pun belajar,
Untuk tidak menangis saat perih,
Untuk tidak marah saat kecewa,
Untuk tetap tersenyum walau kesal,
Untuk tetap lembut seperti wanita.


Friday, March 4, 2016

Setiap Hari Adalah Awal Yang Baru

"Kau membuatku mengerti hidup ini
kita terlahir bagai selembar kertas putih
tinggal ku lukis dengan tinta pesan damai
dan terwujud harmoni" ~ Harmoni, Padi

Hari ini berbeda dengan kemarin, hari ini berbeda dengan besok. Kita tidak bisa kembali ke masa lalu dan melompat ke masa depan. Oleh karena itu hari ini adalah yang terpenting.

Tidak apa-apa jika semuanya berubah, tidak apa-apa jika semuanya tak lagi sama seperti kemarin. Tidak apa-apa jika melakukan kesalahan saat itu, karena saat ini adalah waktunya memperbaiki kesalahan.

Esok tak akan sama dengan hari ini
Jika esok, hati ini meredup dan tak sehangat hari ini, percayalah akan aku cari cara untuk menyalakannya kembali saat itu juga.

Tenang saja, esok belum tentu terjadi dan hari ini masih belum berakhir. Tak ada yang perlu dirisaukan selagi tubuh masih bisa bekerja dan hati masih terus berdoa. Yang terpenting adalah berusaha sekuatnya hari ini. Karena besok adalah awal yang baru lagi.

Learn from the past
Plan for tomorrow
Live in today

Wednesday, March 2, 2016

Sebilah Pisau

Rasa memiliki diumpamakan seperti menggenggam sebilah pisau.

Berlaku untuk semua hal: Cinta, harta dan tahta. Semakin besar rasa itu, semakin parah luka yang tercipta.

Seperti juga aku, semakin erat kamu menggenggamku, semakin besar pula luka yang akan aku sayatkan padamu.